Rabu, 05 Oktober 2016

Harapan Terhadap Hukum Di Indonesia

Hukum adalah peraturan – peraturan yang dibuat oleh badan yang berwenang yang berisi perintah ataupun larangan untuk mengatur tingkah laku manusia guna mencapai keadilan. Dengan adanya hukum maka tiap perkara dapat di selesaikan proses pengadilan dengan prantara hakim berdasarkan ketentuan hokum yang berlaku. Hukum bertujuan untuk menjaga dan mencegah agar setiap orang tidak dapat menjadi hakim atas dirinya sendiri. Macam hukum : Hukum Tertulis adalah hukum yang dituliskan atau dicantumkan dalam perundang – undangan. Contoh : hukum pidana dituliskan pada KUHPidana, hukum perdata dituliskan pada KUHPerdata. Hukum Tidak Tertulis adalah hukum yang tidak dituliskan atau dicantumkan dalam perundang – undangan. Contoh : hukum adat tidak dituliskan atau tidak dicantumkan pada perundang – undangan tetapi dipatuhi oleh daerah tertentu.
Profesi hukum di Indonesia antara lain advokat, hakim, jaksa, polisi, notaris, panitera pengadilan, peneliti hukum dan masih banyak lagi. Menurut saya profesi hukum di Indonesia belum benar karena kebanyakan profesi hukum tersebut disalahgunakan oleh pejabat tinggi yang memiliki kedudukan penting. Banyak sekali sejumlah nama petinggi yang terseret kasus suap karena menyalahgunakan profesi.
Pada saat tilangan di jalan banyak sekali dijumpai polisi yang mau menerima suap dari masyarakat agar tidak terkena tilangan maka masyarakat memberikan sejumlah uang dengan tujuan agar dibebaskan dari tilangan sehingga tidak mengikuti siding tilang. Padahal tugas polisi memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat, meneggakkan hukum, memberikan perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat serta banyak terdapat polisi yang melakukan korupsi juga banyak polisi yang menjual barang – barang terlarang Narkotika bekas sitaan. Tindakan suap tersebut dapat dikenakan 3 tahun penjara yang diatur pada pasal 3 UU Nomor 3 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap.

Melihat kondisi ini saya sebagai generasi bangsa, saya memilih Fakultas Hukum karena saya berniat memperbaiki hukum di Indonesia. Maka dari itu saya ingin menjadikan Indonesia sebagai Negara yang penuh dengan keadilan dan kejujuran. Disisi lain saya merasa tertarik untuk meneliti hukum di Indonesia karena pengetahuan akan hukum mutlak harus dikuasai oleh semua orang agar seseorang tidak terjerumus dalam perkara hukum karena ketidaktahuan atas peraturan yang berlaku. 

Politik Cerdas Berintegritas


Di era global sekarang banyak pemimpin di negara ini yang lebih mementingkan diri sendiri dalam kehidupan sosial bermasyarakat daripada pemimpin yang benar-benar memperhatikan hak dan kebutuhan masyarakat. Pemimpin jaman sekarang justru lebih memilih memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, ataupun keluarganya. Hal ini dapat dilihat dari begitu maraknya kasus korupsi yang terjadi di negara ini. Sistem politik Indonesia saat ini telah mengalami pasang surut entah ini merupakan suatu kewajaran dalam proses pendewasaan bangsa, atau memang sudah tidak dapat lagi diubah sistem politik di negeri ini.

              Sekarang ini keadaan politik di Indonesia tidak seperti yang diinginkan. Banyak rakyat beranggapan bahwa politik di Indonesia adalah sesuatu yang hanya mementingkan dan merebut kekuasaan dengan menghalalkan segala cara. Pemerintah Indonesia pun tidak mampu menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyatKondisi politik saat ini yang terjadi di Indonesia justru saling memperebutkan kekuasaan. Para penjabat yang memiliki kekuasaan telah melupakan masyarakat. Kondisi politik di Indonesia sangatlah memprihatinkan. Para pejabat masih saja sibuk mengurusi kursi jabatannya.

                Politik telah banyak mengalami penyempitan makna, demokrasi kehilangan substansi. Politik diterjemahkan sebatas cara mencapai kekuasaan, dan kesempatan mengeruk uang sebanyak mungkin. Politik sesungguhnya merupakan sarana mencapai kondisi sosial masyarakat yang layak. Politik adalah usaha mencapai tatanan masyarakat yang baik dan berkeadilan (Peter Merkl, 1967; dikutip dari Miriam Budiarjo, 2008, hlm. 15-16). Menurut Joice Mitchel, Politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijaksanaan umum untuk masyarakat seluruhnya. Secara umum politik adalah sebuah perilaku atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan kebijakan-kebijakan dalam tatanan Negara agar dapat merealisasikan cita-cita Negara sesungguhnya, sehingga mampu membangun dan membentuk Negara sesuai rules agar kebahagian bersama didalam masyarakat disebuah Negara tersebut lebih mudah tercapai.

              Integritas berarti  mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. Seseorang yang memiliki integritas pribadi akan tampil penuh percaya diri, anggun, tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang sifatnya hanya untuk kesenangan sesaat. Orang yang memiliki integritas dan kejujuran adalah orang yang merdeka. Mereka menunjukan keauntetikan dirinya sebagai orang yang tanggung jawab dan berdedikasi. Orang-orang yang memiliki integritas mengatakan kebenaran, dan orang-orang itu memegang kata-kata mereka. Mereka bertanggung-jawab atas tindakan-tindakan mereka di masa lalu, mengakui kesalahan mereka dan mengoreksinya. Mereka mengetahui hukum yang berlaku dalam negara mereka, industri mereka dan perusahaan mereka – baik yang tersurat maupun yang tersirat – dan mentaatinya.

Dalam berpolitik diperlukan para pemimpin yang memiliki integritas karena untuk menunjang majunya suatu bangsa kepada mereka telah dipercayakan kuasa yang begitu besar atas diri orang-orang lain. Jadi, jika orang-orang yang dipimpin oleh mereka akan merasa sangat dikecewakan apabila integritas para pemimpin mereka itu menjadi menghilang dan sirna. Untuk mensejahterahkan bangsa ini dan masyarakat diperlukan pemimpin yang memiliki integritas yang tinggi agar memajukan sistem politik ke arah yang lebih baik bahkan bebas dari KKN.

Sekarang ini keadaan politik di Indonesia tidak seperti yang diinginkan. Banyak rakyat beranggapan bahwa politik di Indonesia adalah sesuatu yang hanya mementingkan dan merebut kekuasaan dengan menghalalkan segala cara. Pemerintah Indonesia pun tidak mampu menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat karena banyak ditemukan pemimpin negara yang melanggar peraturan dan tidak menaati hukum. Sikap seperti itu tidak mencerminkan adanya integritas didalam diri seorang pemimpin. Namun, banyak juga pemimpin yang sudah berintegritas dalam arti tidak melakukan tindakan yang melanggar aturan. Pemimpin seperti itulah yang seharusnya menjadi pedoman bagi pemimpin lainnya untuk senantiasa bersikap jujur dan berkomitmen karena pemimpin merupakan perwakilan rakyat. Rakyat yang seharusnya disejahterakan bukan dikecewakan oleh pemimpin. Orang yang berintegritas ialah orang yang punya prinsip, orang yang memiliki kepribadian yang teguh dan mempertahankannya dengan konsisten. Orang yang memiliki integritas tetap terjaga dari hal-hal yang merugikan serta menyimpang dari tujuan mulia.

Di Indonesia banyak sekali kasus korupsi dan suap, korupsi dan suap sudah menjadi ciri khas di Indonesia. Kasus korupsi dan suap dari tahun ketahun semakin bertambah dan lebih parah kasus korupsi dilakukan oleh pejabat – pejabat Negara. Pejabat yang seharusnya melindungi dan mensejahterahkan rakyatnya. Seperti halnya kasus suap yang dilakukan oleh pengacara Saipul Jamil yaitu Kasman Sangaj dan Berthanatalia untuk Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara yaitu Rohadi dengan tujuan agar membantu meringankan vonis perkara cabul yang menjerat Saipul Jamil. Uang suap itu sebesar 300 juta. Banyak juga pejabat publik yang tersangkut kasus korupsi sebut saja kasus Hambalang, Simulator SIM dan impor daging sapi mereka juga meneriakkan hal yang sama pada saat mereka melakukan kampanye yaitu berantas korupsi. Miris mendengar pejabat yang dipilih dan seharusnya menjadi figur panutan rakyat justru mereka tersangkut korupsi. Terlepas dari semua itu korupsi adalah kejahatan yang harus diberantas. Dalam kasus ini sudah terungkap bahwa pejabat tersebut tidak memiliki integritas dalam dirinya, sehingga mampu melanggar peraturan bahkan menentang hukum. Integritas pejabat publik sangat diperlukan untuk membaharuhi institusi, sistem birokasi, dan membrantas korupsi.

Untuk menanggulangi kasus yang sama, maka pemimpin harus diberikan materi pendidikan politik berintegritas dengan tujuan membangun Negara Indonesia yang lebih beradab dan berintegritas. Selain itu, pemuda pemudi juga harus menumbuhkan jiwa yang berintegritas agar ketika sudah menjadi pemimpin akan terbiasa karena pemuda pemudilah yang kelak esok akan menjadi pemimpin bangsa. Jiwa beintegritas dapat ditumbuhkan dalam kehidupan sehari – hari misalnya dalam kesaharian senantiasa jujur, berkomitmen, dan dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah serta tidak terjerumus kepada perbuatan yang salah. Apabila pemimpin melakukan tindakan yang melanggar peraturan serta tidak menaati hukum maka langsung diberikan sanksi yang tegas untuk pelaku yang melanggar hukum karena sanksi harus ditegakkan dengan adil dan benar dan tidak memandang status sosial. Dengan demikian hukum harus adil untuk ditegakkan agar tidak terjadi masalah-masalah yang sepele. Maka dengan itu semua harus adil tidak memandang siapa dan apa pekerjaan serta jabatan yang di emban, apabila salah maka harus diberikan hukuman yang adil, tidak malah diloloskan karena sungkan untuk memberikan keadilan. Keadilan harus ditegakkan tidak dengan memandang siapa yang salah dan benar tetapi melihat permasalahan yang ada harus disesuaikan tidak diloloskan begitu saja.

              Gerakan berpolitik mahasiswa saat ini kerap ditunjukkan dengan gerakan suatu aksi dengan turun ke jalan. Dalam melakukan gerakan tersebut, kepedulian mahasiswa akan masalah dan situasi politik harus bertumpu pada idealisme kerakyatan, yaitu mengkritisi peran atau kebijakan penguasa yang tidak sesuai dengan aspirasi rakyat dengan memberikan solusinya. Namun masih banyak ditemukan mahasiswa yang malas untuk terjun dalam dunia politik karena kurangnya kesadaran berpolitik di kalangan mahasiswa. Sebagai generasi yang tingkat pendidikannya tinggi, Mahasiswa harus perperan ikut mengawasi untuk memastikan dinamika politik menjurus ke arah yang sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Mahasiswa diharapkan dapat terjun ke arena politik dalam rangka berpartisipasi dalam pengawasan, formulasi, serta implementasi kebijakan pemerintah. Demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang sejahtera, makmur dan berkeadilan secara demokratis.


Kondisi politik Indonesia saat ini belum menjadi yang diharapkan. Pemerintah Indonesia tidak mampu menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyatKondisi politik saat ini yang terjadi di Indonesia justru saling memperebutkan kekuasaan. Politik telah banyak mengalami penyempitan makna, demokrasi kehilangan substansi. Politik diterjemahkan sebatas cara mencapai kekuasaan, dan kesempatan mengeruk uang sebanyak mungkin. Seseorang yang memiliki integritas pribadi akan tampil penuh percaya diri, anggun, tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang sifatnya hanya untuk kesenangan sesaat. Integritas pejabat publik sangat diperlukan untuk membaharuhi institusi, sistem birokasi, dan membrantas korupsi. Para generasi muda Indonesia haruslah diperkenalkan dengan politik yang sebenarnya, agar dikemudian hari mereka dapat menjadi generasi baru yang lebih bertanggung jawab. Sehingga kondisi bangsa ini tidak terus terpuruk akibat politik tidak bertanggungjawab para pejabat sekarang.